, ,

Operasi Pencarian Berbuah Hasil Nelayan Korban Tenggelam Di WKO Ditemukan Tewas

oleh -1164 Dilihat

Tragedi di Kedung Ombo: Nelayan Muda Ditemukan Tewas Setelah Pencarian Malam Hari

Surakarta Sebuah operasi pencarian yang menegangkan akhirnya berbuah hasil di Waduk Kedung Ombo WKO, Sragen. Dwi Fathan Khasani (24), seorang nelayan sekaligus pemilik keramba yang dilaporkan tenggelam, berhasil ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi tidak bernyawa. Pemuda asal Dukuh Plompong, Desa Pompong, Kecamatan Sirampok, Kabupaten Brebes ini ditemukan menjelang tengah malam, mengakhiri pencarian yang telah berlangsung sejak dua hari sebelumnya.

Operasi Pencarian Berbuah Hasil Nelayan Korban Tenggelam Di WKO Ditemukan Tewas
Operasi Pencarian Berbuah Hasil Nelayan Korban Tenggelam Di WKO Ditemukan Tewas

Baca Juga : Dimanjakan Servis Motor Gratis Dan Live Music, Begini Apresiasi Satlantas Solo Untuk Driver Ojol

Kronologi Pencarian yang Penuh Tekanan

Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sragen, Giyanto, upaya penyelamatan pada hari pertama terpaksa dihentikan sekitar pukul 17.00 WIB karena kondisi yang semakin gelap. Regu pencarian yang terdiri dari penyelam dan tim penyisir area telah berusaha keras, namun belum membuahkan hasil.

“Operasi gabungan sempat kami hentikan pukul 17.00 dan dilanjutkan dengan pengamatan visual dari tepian,” ujar Giyanto.

Namun, semangat untuk menemukan korban tidak padam. Pada pukul 22.15 WIB, sebuah perahu karet yang membawa regu pencarian dari BPBD, MDMC, dan Himalawu kembali melakukan penyisiran di area datum (titik lokasi korban diperkirakan terjatuh). Ketika mendekati lokasi, petunjuk berharga datang dari warga setempat yang memberikan isyarat adanya tanda-tanda korban di dasar waduk yang memiliki kedalaman mencapai 30 meter.

Akhirnya, pada pukul 23.55 WIB, pencarian berbuah hasil. Korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Gemolong untuk menjalani proses visum oleh tim medis bersama INAFIS Polres Sragen.

Mengungkap Tragedi di Tengah Hujan Deras

Giyanto juga mengungkapkan kronologi awal musibah yang terjadi petang sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, dengan kondisi hujan deras, korban berusaha menyeberangi waduk menuju kerambanya yang terletak di tengah-tengah WKO.

Nasib malang terjadi ketika mesin perahu yang ditumpanginya tiba-tiba mati. Dalam upaya untuk mengambil dayung, korban berusaha pindah ke bagian depan perahu. Sayangnya, saat itulah perahu yang diduga sudah rapuh atau lapuk tidak mampu menahan beban dan patah menjadi dua bagian.

Korban pun tenggelam bersama dengan bagian belakang perahu yang masih terdapat mesinnya. Sementara bagian depan perahu berhasil ditemukan oleh tim rescue pada siang hari Minggu, memberikan petunjuk awal tentang lokasi kecelakaan.

Konfirmasi dan Penutupan Operasi

Kapolsek Sumberlawang, AKP Sudarmaji, turut membenarkan penemuan korban. “Jenazah telah dievakuasi ke RSUD Gemolong untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.

Berdasarkan hasil visum yang dilakukan tim medis dan INAFIS, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Korban akhirnya dapat dibawa pulang ke Brebes oleh keluarganya untuk dimakamkan,” tambah Kapolsek.

Dengan ditemukannya jasad korban, operasi SAR gabungan resmi ditutup. Seluruh Search and Rescue Unit (SRU) yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing, mengakhiri babak pilu dalam tragedi di Waduk Kedung Ombo yang merenggut nyawa seorang nelayan muda di usia produktif.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.